UNAR

Pembukaan Unar ditandai dengan penyerahan soal ujian oleh kepala balai Drs Distiawan Dwi Rumboko Kepada Kasie SARPEL ABD. Salam disaksikan oleh perwakilan Pengurus ORARI

Sarana dan Pelayanan

Loket sarana dan pelayanan dalam rangka meningkatkan pelayanan perizinan

Baruga Postel Anging Mammiri

Baruga Postel Anging Mammiri Balai Monitor SFR Kelas I Makassar

Kunjungan Kerja

Gowa (26 April 2018) - Kepala Balai Monitor Kelas I Makassar Drs. Distiawan Dwi Rumboko menerima Kunjungan kerja rombongan KEMENKO POLHUKAM dalam rangka Peran Balmon KLS I Makassar dalam menjaga keamanan Negara khususnya dalam bidang frekuensi di wilayah Sulawesi Selatan melalui uji perangkat Stasiun Monitoring Frekuensi Radio (SMFR).

Observasi dan Monitoring

Srikandi Balmon Makassar Melaksanakan Observasi dan Monitoring Kepadatan Pengguna Spektrum Frekuensi Radio

SUKSESKAN ASEAN GAMES 2018 JAKARTA - PALEMBANG ENERGY OF ASIA ×
Tampilkan postingan dengan label Lain lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lain lain. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Agustus 2018

Aktualisasi Nilai-Nilai Kemerdekaan Dengan Meningkatkan Kinerja dan Persatuan


Aktualisasi Nilai-Nilai Kemerdekaan Dengan Meningkatkan Kinerja dan Persatuan
Gowa, 17 Agustus 2018

  Masyarakat di seluruh Indonesia selalu memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap  tanggal 17 Agustus. Berbagai upacara digelar oleh kantor-kantor pemerintah dan badan usaha milik negara (BUMN) baik yang berada di Pusat maupun di daerah hingga kantor desa ikut merayakan tanggal proklamasi pertama kali dibacakan. Peringatan 17 Agustus ini dirayakan di seluruh Indonesia dan dimeriahkan oleh berbagai suku, bangsa, mulai dari anak-anak, pemuda hingga orang tua, termasuk mantan para pejuang (veteran) ikut berpartisipasi dan ambil bagian dalam perayaan tahunan ini.

            Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Makassar (Balmon Makassar) yang merupakan salah satu dari 35 kantor Unit Pelaksanaan Teknis Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, tak ketinggalan pula ikut merayakannya. Selain melaksanakan upacara bendera, perayaan 17 Agustus di Balmon Makassar juga dimeriahkan dengan lomba-lomba di antaranya lomba makan kerupuk, lomba balap karung, lomba meletuskan balon hingga lomba memasukan pensil dalam botol.

           Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang pada tahun 2018 ini merupakan yang ke-73 nuangsanya sangat berbeda dan terasa lebih meriah. Hal ini disebabkan panji-panji dan umbul-umbul penghias perayaan kemerdekaan yang berkibar di langit Ibu Pertiwi makin semarak karena bersanding dengan umbul-umbul dan spanduk penyambutan perhelatan Asian Games 2018. Sehari setelah peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan kita, yaitu pada tanggal 18 Agustus tahun 2018 besok Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games yang ke-18.


        Pada saat upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia kali ini, Distiawan Dwi Rumboko, selaku Kepala Balmon Makassar menyampaikan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. Sambutan tersebut pada intinya menyatakan bahwa  peayaan 17 Agustus  ke-73 dan Asian Games yang ke-18 merupakan momentum yang menunjukkan keberadaan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar, bangsa yang berprestasi, bangsa yang terbuka dan setara dalam pergaulan dengan bangsa-bangsa lain. Ketika Republik Indonesia masih berusia 17 tahun, Presiden Soekarno dan para founding father bangsa ini menjadikan momentum Asian Games yang sama untuk menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia ada, Indonesia bisa.


            Kendati saat itu segudang permasalahan yang kompleks menyelimuti bangsa Indonesia sebagai sebuah negara yang belum lama berdiri, namun berkat dukungan seluruh bangsa yang bersatu mendukung perhelatan akbar tersebut, Asian Games 1962 menjadi suatu pencapaian yang luar biasa. Stadion Utama Senayan yang kini bernama Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jembatan Semanggi, Hotel Indonesia, Televisi Republik Indonesia, adalah saksi-saksi ikonik yang menunjukkan bahwa dalam kondisi apa pun, kita adalah bangsa yang tangguh dan mampu memberikan yang terbaik. Tahun ini, 56 tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 18 Agustus–2 September 2018, bangsa ini akan kembali mengulang sejarah, kita kembali menjadi tuan rumah Asian Games ke-18.


            Namun kita semua harus bersatu dalam emosi yang sama untuk membuat penyelenggaraan ini menjadi milik kita bersama, sehingga keberhasilannya pun menjadi kegembiraan kolektif kita sebagai bangsa. Kita, pelayan masyarakat dalam lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan segenap partner pemangku kepentingan, berkomitmen ikut memikul tanggung jawab untuk menggelorakan semangat berkompetisi dan bergembira dalam perhelatan olahraga tingkat Asia tersebut. Kita harus mengajak segenap lapisan rakyat, dari Merauke sampai Sabang, untuk turut merasakan gempita Asian Games ke-18. Menjadikannya bukan lagi semata perhelatan masyarakat Jakarta dan Palembang, menjadikannya hajat kita sebagai sebuah bangsa yang besar dan bersatu.


            Sebagai pelayan masyarakat di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Informatika beserta segenap pemangku kepentingannya, kita merupakan kaki, tangan, mata, dan pikiran bagi negara ini. Ada di antara kita yang kampiun dalam pengelolaan keuangan, ada yang perwira dalam mengawal program-program, ada yang tangguh dalam mengeksekusi pengembangan infrastruktur sampai ke pelosok lembah dan pegunungan, ada yang tajam dalam menyusun konsep dan strategi dari balik meja kantor. Oleh karena itu, seluruh jajaran Kominfo dan para pemangku kepentingan dituntut berusaha keras mewujudkan iklim usaha dan industri teknologi informasi dan komunikasi yang sehat, sebagai upaya mengisi kemerdekaan dengan memastikan seluruh pelosok kita terakses internet, merdeka internet.


            Sebelum mengakhiri sambutannya, Kepala Balmon Makassar meminta kepada seluruh pegawai baik yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara maupun honorer dan outsourcing untuk senantiasa berupaya meningkatkan pengetahuan dan ketrampilannya guna memacu kinerja personal tiap pegawai maupun kinerja Balmon Makassar secara keseluruhan. Karena dinamika perkembangan teknologi saat ini dan ke depannya, khususnya teknologi informasi dan komunikasi, menciptakan peluang sekaligus tantangan yang menuntut setiap invidu tidak cepat berpuas diri dan terus belajar meningkat kemampuannya agar mampu mengatasi setiap tantangan dnan memanfaatkan peluang yang ada.



                                                                                                                                                      

Senin, 30 Juli 2018

Memicu Inovasi Lewat Festival IFaS-Fest 2018

Memicu Inovasi Lewat Festival
Bogor, 26 Junli 2018

C:\Users\PC USER\Downloads\20180726_092243.jpg

Untuk menggali ide-ide kreatif dan inovatif pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, pada tanggal 26 Juli 2018 telah diselenggarakan acara Innoveations and Frequency and Standardization Festifal (IFast-Fest) 2018. Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan ini diikuti oleh seluruh satuan kerja di lingkungan kantor pusat dan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen SDPPI --baik yang berupa balai monitor spektrum frekuensi radio maupun loka minitor spektrum frekuensi radio-- yang terdapat di 35 provinsi di seluruh wilayah Indonesia.

C:\Users\PC USER\Downloads\20180726_104014.jpg

C:\Users\PC USER\Downloads\IMG-20180730-WA0004.jpg


Perhelatan IFast-Fest 2018 yang berlangsung akrab dan meriah tersebut, telah memberikan motivasi dan beberapa pelajaran untuk dipetik, terutama bagi segenap pegawai di lingkungan Ditjen SDPPI. Pertama, tantangan ke depan semakin berat akibat pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dengan beragam bisnis ikutannya menuntut setiap organisasi (kementerian/lembaga) untuk dapat merespon setiap fenomena dan permasalahan yang timbul secara cepat dengan solusi yang tepat. Karena itu, hasil kegiatan kementerian/lembaga (K/L) harus senantiasa berdampak nyata dan langsung kepada masyarakat, industri ICT dan pemangku kepentingan (stakeholders) terkait lainnya.

C:\Users\PC USER\Downloads\20180726_094028.jpg

C:\Users\PC USER\Downloads\20180726_095350.jpg

Kegiatan IFast- Fest 2018 juga memberikan pelajaran untuk dapat mengaplikasikan secara konsisten ide, gagasan dan konsep yang dibuat dan diajukan dalam perhelatan itu, menjadi suatu kenyataan dan bermanfaat bagi segenap masyarakat dan lingkungan. Dalam arti, setiap ide, gagasan dan konsep tersebut tidak hanya menjadi sebatas tataran ide, tapi dapat dituangkan dalam rencana program kerja oleh pegawai Ditjen SDPPI. Tujuannya agar menjadi pedoman yang bisa diimplementasikan menjadi kenyataan sehingga bermanfaat bagi masyarakat maupun lingkungan. 

C:\Users\PC USER\Downloads\20180726_100047.jpg

C:\Users\PC USER\Downloads\IMG-20180730-WA0005.jpg

Pelajaran lain yang bisa dipetik dari perhelatan IFast- Fest 2018 adalah bahwa keberadaan sumber daya manusia (SDM) yang kreatif dan inovatif merupakan prasyarat utama bagi keberhasilan setiap organisasi (termasuk Ditjen SPPI) dalam berkompetisi. Dengan kata lain, setiap SDM Ditjen SDPPI dituntut harus berubah dan terus berinovasi agar dapat memenangkan kompetisi dan tetap eksis berkiprah di dunia ICT. Singkatnya, terus melakukan inovasi secara berkesinambungan --agar tetap eksis-- atau tersingkir dari persaingan (keep doing inovate simultaneously or die).

C:\Users\PC USER\Downloads\20180726_105314.jpg

C:\Users\PC USER\Downloads\20180726_113108.jpg

Kemampuan segenap SDM Ditjen SDPPI dalam memetik berbagai pelajaran tersebut diatas, setidaknya dapat mewujudkan permintaan dan harapan Direktur Jenderal SDPPI, Ismail, yang disampaikan dalam kata sambutannya pada saat pembukaan kegiatan IFast Fest 2018. Permintaan dan harapan dimaksud adalah dukungan segenap pegawai Ditjen SDPPI untuk menciptakan suasana dan kondisi yang mendukung kemudahan bagi masyarakat dan industri dalam berinovasi di bidang ICT. Selain itu, pegawai juga diminta untuk senantiasa meningkatkan kompetensinya melalui berbagai pelatihan yang difasilitasi Ditjen SDPPI baik di dalam maupun di luar negeri, agar dapat bersaing dan terus berinovasi.

C:\Users\PC USER\Downloads\20180726_112424.jpg

Sumber/foto: Abdul Salam

Jumat, 20 Juli 2018

Kegiatan Koordinasi dan Klarifikasi Piutang Negara

Koordinasi dan Klarifikasi Piutang Negara
Kota Pare-Pare, 18 Juli 2018

Pada hari Rabu tanggal 18 Juli 2018 Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas Makassar (Balmon Makassar) Direktorat Jenderal Sumber daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, telah melakukan kunjungan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Parepare yang berada di wilayah Kota Parepare. KPKNL Parepare ini merupakan unit vertikal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) yang secara institusi berada di bawah Kantor Wilayah (Kanwil) DJKN Provinsi Sulawesi Selatan. 

C:\Users\PC USER\Downloads\20180718_140158.jpg
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 170/PMK.01/2012 tanggal 6 November 2012  tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara,  KPKNL mempunyai tugas dan fungsi melaksanakan pelayanan di bidang kekayaan negara, penilaian, piutang negara dan lelang. Salah satu fungsi KPKNL Parepare adalah melakukan penagihan piutang negara yang berasal dari penyerahan dari DJKN cq. Kementerian dan lembaga, diantaranya Kementerian Komunikasi dan Informatika.

C:\Users\PC USER\Downloads\20180718_140119 (1).jpg
Kunjungan Balmon Makassar ke KPKNL Parepare tersebut salah satunya dimaksudkan untuk memperjelas status piutang negara dari perusahaan pengguna frekuensi radio yang menunggak pembayaran biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi radio, yakni Energi Sengkang. Selain itu, kunjungan ini bertujuan melakukan klarifikasi penangangan piutang dengan maksud: 1) mempercepat penanganan piutang yang bersumber dari BHP frekuensi radio oleh KPKNL Pare-pare; dan  2) Sisa piutang (outstanding) yang belum diselesaikan oleh KPKNL Parepare.
C:\Users\PC USER\Downloads\20180718_132954.jpg
Sehubungan dengan tujuan tersebut, Balmon Makassar telah meminta copi atau salinan surat piutang negara sementara belum dapat ditagih (PSBDT) dan atau surat lunas kepada pihak KPKNL Parepare apabila surat dimaksud telah dikeluarkan oleh KPKNL Parepare. Surat PSBDT merupakan lampiran untuk mengusulkan penghapusan piutang secara bersyarat dan surat lunas agar supaya dapat diproses payment di sistem informasi manajemen spektrum frekuensi radio (SIMS).

(Sumber/Foto : Abd. Salam)

Jumat, 06 Juli 2018

Srikanda dan Srikandi Balmon Makassar Berkolaborasi Melakukan Verifikasi Base Tranceiver Station Operator Seluler

Srikanda dan Srikandi Balmon Makassar Berkolaborasi  Melakukan Verifikasi Base Tranceiver Station Operator Seluler


Balai Monitoring Kelas I Makassar (Balmon Makassar) yang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari total 34 UPT yang berada dibawah kewenangan Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, telah melaksanakan kegiatan verifikasi base transceiver station (BTS) pada tanggal 3 - 6 Juni 2018 milik salah satu operator telekomunikasi seluler pemegang izin pita frekuensi radio (IPFR) yang beroperasi di wilayah Kota Makassar dan Provinsi Sulawesi Selatan.


Maksud dan tujuan kegiatan verifikasi BTS adalah untuk mengetahui apakah BTS yang dimiliki operator telekomunikasi seluler pemegang izin pita frekuensi radio tersebut masih aktif digunakan atau sudah tidak dipakai lagi (off). Upaya verifikasi BTS ini dilakukan karena ada indikasi BTS milik operator terkait masih aktif digunakan, tapi belum membayar biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi radio yang dibayar dimuka setiap tahun dan disetor ke kas negara sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Jika BTS milik operator yang telah diverifikasi ternyata masih aktif dan belum membayar BHP frekuensi radio, maka pihak Balmon Makassar akan menonaktifkan BTS tersebut dan selanjutnya membuat berita acara untuk disampaikan ke kantor Pusat Ditjen SDPPI.
Pengecekan dan pengukuran keaktifan BTS
Kegiatan verifikasi BTS ini dilakukan berdasarkan permintaan dai Plt. Direktur Pengendalian SDPPI kepada Kepala Balmon Makassar. Instruksi tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Kominfo Nomor 4 Tahun 2015 tentang Ketentuan Operasional dan Tata cara Perizinan Spektrum Frekuensi Radio, dan Peraturan Dirjen SDPPI Nomor 03 Tahun 2018 tentang MekanismePengenaan Sanksi Administrasi Pemberhentian Sementara Operasional Blok Pita Frekuensi Radio. Serta Nota Dinas Direktur Operasi Sumber Daya Nomor B1507/DJ.SDPPI.3/SP.02.04/4/2018 yang telah menginformasikan bahwa telah diterbitkan Surat Tagihan dan Peringatan Ketiga terhadap 4 (empat) operator IPFR.

Di hari pertama, kegiatan verifikasi BTS diawali dengan mencaritahu keberadaan kantor penyelenggara telekomunikasi seluler pemegang izin pita frekuensi radio yang berlokasi di wilayah kota Makassar. Kantor operator yang dicari telah berpindah lokasi dan baru bisa ditemukan di sore hari setelah mendatangi lokasi yang diperkirakan merupakan kantor holding company-nya dan lokasi bekas kantor yang sebelumnya ditempati. Selanjutnya dilakukan koordinasi dan pembicaraan dengan area manager mengenai rencana dan proses pelaksanaan verifikasi BTS dilakukan.


Kegiatan verifikasi di hari kedua hingga di hari ke lima dilakukan dengan mendatangani langsung dilapangan dan mengecek secara sampling 10 BTS --dari total 40 BTS milik operator pemegang izin pita frekuensi radio yang ada di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan-- yang menjadi target verifikasi tersebut. Hasil verifikasi lapangan yang dilakukan pihak Balmon Makassar Makassar menujukkan bahwa kesepuluh 10 BTS itu masih aktif digunakan. Berdasarkan hasil verifikasi BTS tersebut, kemudian dibuat Berita Acara yang ditandatangani oleh pihak Balmon Makassar dan operator terkait, yang nantinya akan dikirim dan dilaporkan ke Direktorat Pengendalian, Ditjen SDPPI Kementerian Komunikasi dan Informatika.



(Sumber/Foto : Abd. Salam)

Kamis, 05 Juli 2018

Kunjungan Kerja Dalam Rangka Pemeliharaan dan Asistensi Infrastruktur SIMS

Kunjungan Kerja Dalam Rangka Pemeliharaan dan Asistensi Operasional SIMS
Borongloe, 5 Juli 2018



Dalam rangka pemeliharaan dan asistensi operasional Sistem Informasi Manajemen Spekrum Frekuensi Radio (SIMS), pada hari Kamis tanggal 5 Juli 2018 Nurhaedah selaku Plt. Direktur Pengendalian telah melakukan kunjungan kerja ke Balai Monitoring kelas I Makassar (Balmon Makassar) yang berlokasi di Borongloe Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Kunjungan Kerja tersebut merupakan tindak lanjut dan berdasarkan kontrak antara Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) dengan PT S-Net Indonesia Nomor 193/PPK/DJSDPPI.4/01/2018 tanggal 18 Januari 2018 tentang Pemeliharaan Infrastruktur SIMS.



Secara fungsional, kegiatan pemeliharaan dan asistensi operasional SIMS terhadap 34 Unit Pelaksana Teknis/UPT --baik yang berstatus Balmon maupun Loka Monitoring-- ini ditangani oleh Sub Direktorat Pengelolaan SIMS, Ditjen SDPPI bekerjasama dengan PT S-net Indonesia. Kegiatan pemeliharaan dan asistensi operasional SIMS tersebut bertujuan untuk melakukan pengecekan perangkat komputer dan pendukungnya serta kualitas jaringan. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengecek akses internet, fungsi aplikasi SIMS, dan aplikasi pendukung SIMS lainnya.



Dalam perjalanan menuju Kantor Balmon Makassar, Nurhaedah selaku Plt. Direktur Pengendalian menyempatkan diri untuk mengunjungi salah seorang pejabat Balmon Makassar (Muhammad Takdir, Kepala Seksi Pemantaun dan Penertiban) yang kebetulan sedang mengadakan acara aqiqah untuk putrinya yang lahir beberapa minggu lalu. Acara aqiqah ini suasananya semakin meriah dan khidmat karena turut dihadiri juga oleh Distiawan Dwi Rumboko, Kepala Balmon Makassar beserta segenap pegawai ASN dan honorer Balmon Makassar.


Setelah selesai dari acara aqiqah, Nurhaedah melanjutkan perjalanan ke Kantor Balmon Makassar dan setiba ditempat tujuan sudah ditunggu oleh karyawan PT S-Net Indonesia yang sedang melakukan pemeriksaan dan pengecekan terhadap perangkat komputer, kualitas jaringan, akses internet, fungsi aplikasi SIMS, dan aplikasi pendukung SIMS lainnya. Sehabis menerima laporan dari pihak S-Net Indonesia terkait kondisi perangkat SIMS dan perangkat pendukungnya yang ada di Balmon Makassar, acara dilanjutkan dengan tatap muka dan tanya jawab dengan para pegawai Balmon.



Pada pertemuan tersebut, Nurhaedah yang didampingi Kepala Balmon Makassar menyampaikan perihal gangguan frekuensi (interference) terhadap ATRC Bandara Soekarno Hatta di Provinsi Banten yang penanganannya memerlukan kerja keras dari pihak Balmon Banten yang dibantu staf Balmon DKI Jakarta. Terkait gangguan tersebut, Balmon Makassar diminta melakukan pengawasan dan penertiban secara cepat, tepat dan terukur terhadap setiap aktifitas yang dapat menimbulkan terjadinya gangguan frekuensi radio penerbangan yang ada diwilayahnya. Karena frekuensi penerbangan merupakan merupakan frekuensi yang tidak boleh terganggu dan harus benar-benar dilindungi mengingat terkait dengan keselamatan jiwa manusia.



Selain itu, disampaikan pula bahwa pemerintah sedang mengembangkan kebijakan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik (online single submission). Kebijakan tersebut menghendaki proses perizinan (termasuk perizinan di bidang frekuensi radio) yang selama ini memakan waktu berhari-hari atau ber bulan-bulan, dipangkas menjadi hanya sehari bahkan hanya 30 menit. Konsekuensi dari kebijakan berbasis online single submission (OSS) ini memberikan pekerjaan tambahan bagi UPT, karena OSS mewajibkan UPT melakukan pemeriksaan dan pengecekan kebenaran dan keabsahan dari persyaratan yang diajukan investor di bidang frekuensi.


Perihal lain yang disampaikan adalah mengenai ujian nasional radio amatir (UNAR) yang melibatkan organisasi radio amatir daerah (ORDA) dan ORLOK di setiap wilayah UPT. Karena itu, disarankan dan diminta untuk merangkul dan bekerjasama dengan pihak ORDA dan ORLOK agar pelaksanaan UNAR dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Dalam rangka menghadapi berbagai permasalahan yang disampaikan di atas, Nurhaedah meminta agar setiap pegawai Balmon Makassar terus meningkatkan kemampuannya dan bekerja secara aktif, cepat, kreatif dan inovatif. Karena dengan cara tersebut, pegawai dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat, juga berdampak meningkatkan citra positif Balmon Makassar maupun Ditjen SDPPI dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.



(Sumber/Foto : Abd. Salam)

Selasa, 03 Juli 2018

Kick Off Verifikasi Perangkat Spektrum Frekuensi Radio

Laporan Kick Off Verifikasi Fungsi Perangkat
Kota Bogor, Jawa Barat
Pada tanggal 28 Juni 2018 bertempat di Kota Bogor, Jawa Barat telah dilaksanakan acara kick of meeting fungsi perangkat LS Telecom (transportable) yang dilaksanakan oleh Sub Direktorat Pengelolaan Sistem Manajemen Spektrum Frekuensi Radio (Subdit Pengelolaan PSMS) Direktorat Pengendalian, Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI), Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Acara kick off tersebut dihadiri oleh 24 perwakilan dari Unit Pelaksana Teknis/UPT (Balai Monitoring maupun Loka Monitoring) di lingkungan Ditjen SDPPI di seluruh wilayah Indonesia. Ke 24 UPT tersebut adalah Aceh, Ambon, Banjarmasing, Batam, Bengkulu, Jambi, Jayapura, Kendari, Kupang, Makassar, Manokwari, Mataram, Medan, Merauke, Padang, Palangkaraya, Palu, Pangkal Pinang, Pekanbaru, Pontianak, Samarinda, Semarang, Surabaya, dan Ternate. Kegiatan ini dibuka oleh Suryono selaku Kepala Subdit Pengelolaan PSMS yang berharap dan meminta agar keberadaan perangkat transportabel dapat dipelihara dengan baik, dan bila ada kerusakan atau masalah dapat segera dilaporkan kepada Subdit Pengelolaan PSMS baik secara tertulis maupun via website.


Secara praktis, mekanisme pelaporan melalui website dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: user log in melalui aplikasi berdasarkan user account masing-masing UPT; user memasukkan kondisi dan status perangkat secara periodik;  sistem akan mengkategorikan perangkat berdasarkan definisi tabel master perangkat (perangkat utama/perangkat pendukung); dan sistem secara otomatis akan men-generate format pelaporan sesuai dengan format yang dibakukan (Nodin Dirjen SDPPI No. 32/DJSDPPI.4/SP.03.01/01/2017 tanggal 18 Januari 2017. Selanjutnya,  user UPT dapat melakukan pengiriman secara elektronik secara langsung dan atau mencetak laporan untuk kebutuhan internal; sistem setiap bulan akan men-generate laporan secara otomatis yang meliputi SLA masing-masing perangkat, statistik penggunaan perangkat, dan statistik penggunaan alat oleh UPT.


Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan tentang Kick off Verifikasi Fungsi Perangkat LS Telecom. Paparan tersebut berisi informasi mengenai proses dan mekanisme (manajemen) pemeliharaan perangkat, perhitungan service level agreement (SLA) perangkat beserta perhitungan rumusan SLS pemeliharaan perangkat, rekapitulasi dan pelaporan status pememliharaan perangkat sistem monitoring frekuensi radio, pelaporan via website, summary statistik permasalahan perangkat kesisteman transportabel di masa garansi, dan inventarisasi perangkat transportable.



Sehubungan dengan tugas pemeliharaan perangkat LS Telecom (transpotable) tersebut, setiap UPT diminta untuk melaksanaan pemeliharaan rutin (pengecekan fungsi dan fitur perangkat) secara periodik, dan melakukan antisipasi terhadap perubahan sarana pendukung yang bisa menyebabkan tidak berfungsinya perangkat utama (koneksi internet, listrik dll). Selain itu, membuat laporan dan kondisi perangkat secara periodik, melakukan antisipasi terhadap kemungkinan gangguan cuaca yang dapat menyebabkan kerusakan perangkat (petir, hujan, banjir dll), dan menyiapkan penganggaran terkait pemeliharaan perangkat pendukung.


(Sumber/Foto : Abd. Salam)

Senin, 02 Juli 2018

Kegiatan Silaturrahmi dan Pelepasan Masa Purnabakti Pegawai Balmon Makassar

Kegiatan Silaturrahmi dan Pelepasan Masa Purnabakti 
Pegawai Balmon Makassar



Setelah sebulan penuh menunaikan dan melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan, saatnya kita dapat berjumpa kembali dalam suasana halal bihalal yang penuh kebahagiaan dan penuh keberkahan. Halal bi halal ini merupakan suatu pola hubungan silaturrahmi antar sesama umat muslim yang diwujudkan dalam suatu kegiatan atau acara keagamaan yang disertai dengan saling memaafkan dan dijiwai dengan ukhuwah Islamiyah dan nilai-nilai Idul Fitri.


Untuk mewujudkan nilai-nilai luhur tersebut di lingkungan Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Makassar (Balmon Makassar), Distiawan Dwi Rumboko selaku Kepala Balmon Makassar beserta seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai honorer Balmon Makassar telah menggelar acara halal bi halal, pada hari Senin (2/7/2018). Acara yang merupakan sebuah tradisi kreatif khas masyarakat Muslim Tanah Air tersebut, digelar di salah satu Kafe yang berlokasi di Kota Makassar ini berlangsung meriah dan penuh dengan suasana keakraban.



Setidaknya ada 3 (tiga) pelajaran yang bisa dipetik dari kegiatan halal bi halal (www.hidayatullah.com). Pelajaran pertama adalah pembersihan diri dari segala bentuk kesalahan. Ibarat pemudik yang pulang ke kampung halamannya setelah sekian tahun merantau ke negeri seberang. Dalam perjalanan itu tidak sedikit ia isi dengan kesalahan, seperti lupa salat, lalai menunaikan janji setia kepada Allah, lupa berdzikir, bersikap angkuh atau berlaku aniaya kepada diri sendiri.



Pelajaran kedua adalah membersihkan hati dari rasa benci kepada sesama. Terkadang karena meraih peluang dan jabatan atau faktor lainnya terbesit rasa dendam dan iri hati. Mari kita singkirkan penyakit-penyakit pengotor hati itu dalam momentum halal bi halal. Tidak ada lagi kedengkian. Kita ganti dengan kelapangan jiwa. Kita obati kesombongan dengan kerendah-hatian. Kita buang permusuhan dan kita isi dengan persaudaraan.



Pelajaran ketiga adalah memupuk kepedulian dan kebersamaan. Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa lepas dari pergaulan dan kebersamaan yang dibangun lewat sikap tolong-menolong, misalnya muslim yang kaya membantu saudaranya yang miskin. Karena itu, seyogyanya rasa gembira seseorang juga memberikan bentuk kenikmatan yang lain, yaitu kenikmatan bersyukur dengan cara membagi kebahagiaan itu kepada sesamanya dan menebar rasa bahagia ke setiap orang.



Nuansa perayaan halal bi halal kali ini tampak terasa berbeda dari perayaan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan karena halal bi halal tahun ini dirangkaikan dengan acara pelepasan masa purnabakti salah seorang pegawai senior Balmon Makassar, yaitu Jufri Dg. Ngeppe. Suasana terasa lebih ramai dan khidmat karena dihadiri pula oleh 3 (tiga) mantan kepala balmon yaitu Zainuddin Kalla (Kabalmon Denpasar) dan Joni Adrian (Kabalmon Semarang), serta Zainullah Manan (Kabalmon Padang), Latuse Kaloka Pangkal Pinang, St. Rahmi (Ka. TU Balmon Palu) beserta beberapa orang pensiunan Balmon makassar. 



Pada kesempatan tersebut, Kepala Balmon Makassar Distiawan Dwi Rumboko mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, dan memohon maaf lahir batin kepada seluruh pegawai Balmon Makassar dan para undangan yang hadir. Selanjutnya, beliau juga mengatakan bahwa kegiatan halal bi halal ini sebagai wahana silaturrahmi untuk mempererat tali silaturrahmi dan rasa kekeluargaan serta persaudaraan, baik antar sesama pegawai dan pejabat Balmon Makassar maupun dengan para mantan Kabalmon Makassar dan para pensiunan Balmon Makassar.








(Sumber/Foto : Abd. Salam)